PasangMata Goes To Campus Kunjungi Universitas Pasundan

30 Dec 2016

Salam Mata-mata

 

Suksesnya PasangMata goes To Campus (PGTC) di beberapa kampus-kampus Jakarta membuat tim PasangMata ingin mengenalkan citizen journalism ke kampus-kampus yang ada di luar Jakarta.

Selasa (27/12) Pasangmata.com mendapatkan kesempatan untuk memberikan workshop citizen journalism di Universitas Pasundan yang ada di Lengkong, Bandung. Mau tahu bagaimana keseruan PGTC di UNPAS kampus Lengkong, Bandung? Bakal admin tuangkan di blog ini!

Dengan mengusung tema ‘How To Be Smart Journalist’, tim Pasangmata.com dibantu HIMAKOM UNPAS sukses menggelar PGTC dengan Erna, Kabiro Detik Bandung sebagai pembicara dan Marwan, Bos Mata-mata tentunya.

Diawali dengan pembacaan ayat suci Al Quran yang dibacakan langsung oleh salah satu mahasiswa UNPAS yang membuat suasana di Aula Suradireja begitu terasa ‘adem’. Dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Himakom UNPAS dan Ibu Yulia Segarwati selaku ketua Prodi jurusan Komunikasi serta pemberian ‘kenang-kenangan’ oleh tim pasangmata.com dan UNPAS sebagai tanda PGTC Unpas resmi dimulai.

Ketua HIMAKOM UNPAS

Yulia Segarwati, Ketua Prodi Jurusan Komunikasi 

Penyerahan Plakat dari UNPAS dan kenang-kenangan dari Detikcom 

Di PGTC UNPAS kali ini, Kabiro Detik Bandung, Erna menceritakan terlebih dahulu awal mula berdirinya detikcom dan menjelaskan suka dukanya bekerja sebagai wartawan. Menurut Erna, menjadi wartawan bukan tentang uang, tapi tentang passion, hanya yang bermental baja dan senang dengan tantangan yang bisa menjadi wartawan.

Erna, Kabiro Detik Bandung 

Erna juga menjelaskan dalam media online, terdapat 4 aspek penting, yaitu mudah dicari, permainan judul, keep it short and simple, dan news value. Isi berita dalam media online harus lebih ringkas namun tanpa menghilangkan fakta. 

Dilanjutkan dengan Marwan, Bos Mata-mata yang memberikan materi tentang citizen journalism. Menurut Bos Mata-mata, semua orang bisa menjadi media. Dengan semakin berkembangnya teknologi, semua orang bisa menjadi ‘wartawan’, itulah yang disebut citizen journalism.

Marwan, Bos Mata-mata

Ada 4 aspek yang mendorong berkembangnya citizen journalism, yaitu smartphone yang semakin canggih, maraknya sosial media, kebebasan berpendapat, dan media online. Menurut Bos Mata-mata, peka terhadap lingkungan dan naluri ingin memberitahu adalah salah satu ciri citizen journalism. Bos Mata-mata juga menjelaskan apa perbedaan Citizen Journalist dengan The Real Journalist. Menurutnya, Citizen Journalist lebih bebas berekspresi dibandingkan dengan The Real Journalist yang terikat dengan kode etik jurnalistik.

Selesai para pembicara memberikan materi, peserta diberikan kesempatan untuk mempraktikkan langsung apa yang telah diberikan pemateri di PGTC UNPAS. Panitia membagi para peserta menjadi 4 kelompok dan peserta diwajibkan mengirim kontribusi ke pasangmata.com yang nantinya Mata-mata terbaik akan mendapatkan hadiah dari tim PasangMata.

Pembagian Kelompok oleh Panitia

Selesai peserta mencari berita, pemilihan 5 pemenang yang mendapatkan hadiah pun dilakukan. Penyerahan hadiah dilakukan oleh Bos Mata-mata.

Para Peserta yang mendapatkan hadiah

Terpilihnya 5 pemenang, maka berakhir pula PGTC UNPAS kali ini. Terima kasih untuk UNPAS yang sudah menjamu tim PasangMata dengan sangat baik. PGTC UNPAS tidak akan berjalan baik tanpa adanya panitia-panitia kece ini. Semoga kedatangan tim PasangMata bisa memberikan manfaat untuk mahasiswa UNPAS. Untuk kampus-kampus lain yang ada di Bandung, jika kampusnya mau didatangi tim PasangMata, kirim proposalnya via email ke info@pasangmata.com

Peserta dan Panitia PGTC UNPAS


TAGS PGTC pasangmata Detikcom event pasangmata Event


-

Author

Search

Recent Post